F 2014 ~ Artikel Remaja Modern

Senin, 25 Agustus 2014

Hay, guys kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang kenakalan yang beredar di kalangan remaja dan ABG di zaman ini. Kenakalan ini saya beri nama kenakalan pribadi yaitu kenakalan yang orang di sekitar tak tau yang tau hanya diri sendiri, pasangan anda dan Tuhan tentunya.

semakin majunya teknologi di jaman sekarang ternyata berpengaruh pada suatu pribadi seseorang baik itu berpengaruh secara positif maupun negatif apalagi di kalangan remaja maupun ABG saat ini. tetapi kali ini saya ingin menceritakan dampak dari Era zaman sekarang yang negatif

kenakalan remaja era saat ini terbagi dengan banyak hal dari sikap tindakan dan pola pikir mereka, sebagian anak yang terkena dampak era baru ini adalah seorang anak yang mempunya persepsi bahwa dirinya selalu benar yang di hubungkan dengan kenyataan yang logis dan dampak bahkan orang tuanya sendiri di bantahnya demi pemikiran yang belum tentu benar di mata orang lain hanya mengandalkan kata " zaman sekarang tak sama dengan zaman orang tua dulu sekarang zaman modern yang di penuhi dengan alat canggih tak sama dengan masa orang tua kita dulu" apakah menurut anda itu sudah benar untuk di katakan pada orang tua kita.

tidak itu perkataan yang membuat orang tua kita sakit yang mungkin tidak di tampkkan ke kita!!!
saya mengambil persepsi tentang orang sabar dan pendiam yang mungkin di pikiran kita adalah anak yang sangat baik dan patut di tiru. tetapi bagi saya tidak !!! malahan orang seperti itu patut untuk di waspadai karna kenakalan anak itu tersembunyi di balik ke sabarannya di tak berkata tapi bertindak tipe orang ini selalu bertindak sendiri dengan pikirannya yang menganggap dirinya benar banyak persepsi dan perbandingan yang dia pikirkan saat melihat sesuatu di depan matanya yang mungkin laen dari persepsi orang laen.

orang pendiam dan sabar perilakunya banyak terkuak dalam suatu hubungan seperti berpacaran tak semua orang yang sabar itu dalam berpacaran itu baik baik saja tapi banyak rahasia yang mereka simpan dengan pasangannya 

tak dapat di sangka orang sabar kebanyakan lebih banyak di terpa masalah dari pada orang yang terbuka dengan orang lain. 





kebanyakan di lingkungan kita orang yang sabar tidak terlalu di perhatikan dan di acuhkan begitu saja tapi tanpa kita sadari dia itu mempunyai sensasi yang luar biasa yang di simpan sendiri

pergaulan bebas masa kini yang telah meraja lela di negara kita tak di pungkiri banyak orang yang sabar yang tertarik ke dalamnya dan terjebak di situasi ini 



entah telah berapa remaja dan ABG yang melakukan aborsi tanpa berfikir panjang bahkan di kalangan remaja dan ABG aborsi itu sudah di anggap biasa karna saat ini itulah resiko remaja dalam bergaul.

tanpa memikirkan akibat yang akan muncul mereka hanya ingin menikmati dunia ini tanpa memikirkan suatu reiko yang muncul.

pergaulan ini seperti sudah tak lumrah lagi dalam kehidupan remaja.
tak banyak remaja sabar yang terperangkap akan situasi ini dan berakhir dengan suatu tindakan yang bodoh.

Berhati hati saat bertindak karna tindakan itu akan menjadi jalan menuju masa depanmu kelak, dengan tindakanmu kau bisa ke masa depan baik itu baik ataupun buruk

hidup penuh sensi tetapi berhati hatilah dengan sensasi itu.

Minggu, 24 Agustus 2014

Islam disaat sekarang begitu berat, tapi insyaAllah dengan kuasa Allah, dan selalu minta perlindungan Allah pasti bisa dilalui dengan tenang, nyaman dan tetap focus pada ibadah. Dimana saat sekarang ini pergaulan memegang peran dalam perkembangan setiap manusia, khususnya yang beragama islam. Di tengah kasus narkoba, sex bebas, dan modis.

Bayangkan jika anda orang tua yang mempunyai seorang anak, khususnya putri yang mulai beranjak remaja, tentu dalam benak anda memikirkan, agar anak anda tidak terkena pergaulan yang salah. Karena kalo sampai dia masuk ke dalam lobang yang salah pasti akan rusak semuanya.

Sementara orang selaku orang tua tidak selamanya berada disamping anaknya untuk mengawasi 1x24 jam, remaja-remaja sekarang begitu berkembang pesat, karena pengaruh dari segala aspek, baik media, maupun non media dalam arti pergaulan antar kawan.

Tidak mungkin juga kita mensortir satu-persatu teman mereka, mana yang baik dan mana yang tidak baik, lalu bagaimana cara kita menanamkan dalam diri mereka sebuah kekuatan, agar mereka secara otomatis menolak yang buruk. (bisa bikin pusing tujuh keliling nih) hahaha..InsyaAllah tidak, semuanya asalkan kita niatan baik, maka kekuatan illahi rabbi menyertai.

 Terapkan dilingkungan rumah kita norma-norma islam, dimana seorang ayah dan ibu, memberikan contoh tentang islam, khususnya dalam hal beribadah. Karena sholat adalah tiang agama, jadi biar tidak rubuh agamanya yah tiangnya harus kuat. Perkenalkan pada mereka, bahwa sholat itu adalah wajib bagi ummat islam, tidak ada alasan tidak suka, suka atau tidak kalo kita beragama islam harus sholat karena wajib, dan sesuatu yang sudah di kenalkan, maka dia akan semakin mengenal dan akhirnya suka.

Ajarkan mereka mengenal huruf Al-qur,an khususnya syahadat. Karena ini hal yang utama, sejak dari dini mereka harus sudah bisa mengucapkan, karena mereka terlahir dari islam. Lalu ajarkan mereka iqro, kalo nggak bisa panggil guru sekalian orang tuannya belajar sama-sama. Jadi tujuannya biar anaknya benar orang tuanya juga benar, jangan sampai kita membenarkan anak, tapi orang tuanya tidak benar.

Mengaji, juga mempunyai unsur seni, bahkan seni yang tinggi dimana didalam aturan membaca, ada maqom-maqom yang harus di pahami, biar lebih benar pengucapannya dan enak di dengar. Jadi sekarang terapkan bukan ngaji terus nggak gaul, tapi orang yang nggak ngaji berarti dia tidak gaul. Dalam arti bodoh bin bego. 

 Ajak anak-anak kita ke majelis-majelis ilmu, yang sekarang banyak di mana saja, karena dengan majelis menambah tali pertemanan yang baik-baik dan menambah ilmu serta maintance keimanan. Diaman disitu dibacakan ayat-ayat Al-qur'an dan hadits, serta maulud nabi, sehingga menyentuh hati.

Ajak anak kita jalan-jalan ke mall dan ke tempat-tempat sejarah islam, dalam arti untuk studi banding, karena mungkin dimall bisa melihat pergaulan yang baik dan tidak baik, dan ke tempat sejarah islam mereka bisa belajar awal muawal islam di suatu wilayah dan histori nya sehingga menambah kekuatan mereka dalam islam dan pengetahuan dalam sejarah islam.

Ajak diskusi tentang kisah-kisah nabi, kisah-kisah tauladan islam, sehingga menjadi inspirasi mereka. 

Kalau semua ini berjalan dengan baik pasti anak anda menjadi anak yang protector pada perilaku diluar islam, disaat dia mengenal teman dia tahu bagaimana cara bergaul dalam islam, baik atau tidaknya seorang temannya, dan batasan-batasan mana untuk bergaul, dan bahaya apa yang akan mengundang Allah marah dan membawa rugi dirinya.

Anak adalah titipan Allah yang harus kita jaga dan kita kasihi dengan kasih sayang, dan anak adalah kunci kita, investasi kita kepada Allah kalo kita untung Allah memberi surgaNya, kalo kita merugi Allah murka dan menempatkan kita selaku orang tua yang sudah salah mendidik di Neraka jahanam.

Jadi janganlah kita terlalu sibuk dengan duniawi dan menelantarkan anak, karena itu akan merubah sudut pandang anak kepada kita, hilangnya rasa hormat anak kepada orang tuanya, karena orang tua yang sibuk semakin anak mencari kesibukan sendiri diluar dan tidak menjadi saling mengenal antara anak dan orang tua, ditambah sikap orang tua yang nga mau rugi dan cape, hanya menuntut anak ini harus jadi anak yang benar, padahal si orang tua belum memberikan contoh pada mereka bagaimana menjadi anak yang benar.

    Memang ada pandangan psikologi mutakhir yang menyatakan orang bisa hidup lebih bahagia setelah bercerai. Bahwa perceraian bukan akhir kehidupan suami istri. Namun, orangtua yang bercerai harus tetap memikirkan bagaimana membantu anak mengatasi penderitaan akibat ayah Ibunya berpisah.

   Dari waktu ke waktu, kasus perceraian tampaknya terus meningkat. Maraknya tayangan infotainment di televisi yang menyiarkan parade Artis Dan public figure yang mengakhiri perkawinan mereka melalui meja Pengadilan, seakan mengesahkan bahwa perceraian merupakan tren. Sepertinya kesakralan Dan makna perkawinan sudah tidak lagi berarti. Pasangan yang akan bercerai sibuk mencari pembenaran akan keputusan mereka untuk berpisah. Mereka tidak lagi mempertimbangkan bahwa ada Yang bakal sangat menderita dengan keputusan tersebut, yaitu anak-anak.
     Namun, fenomena perceraian marak terjadi bukan hanya di kalangan artis atau public jIgure saja. Di dalam keluarga sederhana, bahkan di dalam Lingkungan pendidik, lingkungan yang tampak religius, perceraian juga Banyak terjadi.
Salah satunya terjadi pada Pak Edy (bukan nama sesungguhnya) ,

    Sambil bertanya, sekilas ia menjelaskan kesulitannya mengasuh anak satu-satunya yang berusia empat tahun. Doni, nama anak itu, menjadi sangat nakal dan tidak mau ditinggal bekerja oleh ayahnya. Di akhir Cerita, Pak Edy baru mengaku bahwa ia telah berpisah dengan istrinya karena ketidakcocokan.
Pada kisah lainnya, Ayu, bocah berumur delapan tahun, mengalami perubahan sangat memprihatinkan setelah orangtuanya bercerai. Ayu enggan berangkat ke sekolah. Sebab, di lingkungan dia belajar itu banyak temannya yang bertanya-tanya tentang kasus perceraian orangtuanya.

Ayu menjadi malu, merasa dirinya sangat buruk karena memiliki orangtua yang bercerai. Dalam hati Ayu juga merasa marah kepada ayah dan ibunya kenapa mereka sering bertengkar dan saling marah. Akibatnya, sulit baginya mengharapkan bisa bepergian sekeluarga ke mal atau keluar kota untuk berlibur, seperti yang dialami teman-temannya.
   Sejak perceraian itu semangat belajar Ayu menurun drastis, Sehingga nilai rapornya pun merosot. Anak yang tadinya gembira dan ceria itu berubah diam, pasif, dan murung, dengan badan yang juga semakin kurus.

Reaksi Berbeda
      Seperti yang terjadi pada Doni Dan Ayu, perceraian selalu saja merupakan rentetan goncangan-goncangan yang menggoreskan luka batin yang dalam bagi mereka yang terlibat, terutama anak-anak.
     Sekalipun perceraian tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan damai Oleh orangtuanya, namun tetap saja menimbulkan masalah bagi anak-anak mereka.
     Reaksi anak berbeda-beda terhadap perceraian orangtuanya. Semua tergantung pada umur, intensitas serta lamanya konflik yang berlangsung sebelum terjadi perceraian.

     Setiap anak menanggung penderitaan dan kesusahan dengan kadar yang berbeda-beda. Anak-anak yang orangtuanya bercerai, terutama yang sudah berusia sekolah atau remaja biasanya merasa ikut bersalah dan bertanggung jawab atas kejadian itu. Mereka juga merasa khawatir terhadap akibat buruk yang akan menimpa mereka.

   Bagi anak-anak, perceraian merupakan kehancuran keluarga yang akan mengacaukan kehidupan mereka. Paling tidak perceraian tersebut menyebabkan munculnya rasa cemas terhadap kehidupannya di masa kini dan di masa depan. Anak-anak yang ayah-ibunya bercerai sangat menderita, dan mungkin lebih menderita daripada orangtuanya sendiri.
Akibat Emosional
    Dalam suatu perceraian, orangtua mencurahkan seluruh waktu dan uangnya untuk saling bertikai mengenai harta, tunjangan uang yang akan diberikan suami setelah bercerai, hak pemeliharaan anak, dan hak-hak lain.

    Sementara itu, mereka hanya mencurahkan sedikit waktu atau usaha untuk mengurangi akibat emosional yang menimpa anak-anaknya. Pengacara yang terlibat dalam perceraian tersebut, sesuai tugasnya memang hanya memfokuskan diri pada masalah hukum saja. Biasanya mereka kurang memperhatikan akibat emosional pada diri anak-anak yang jadi Korban dalam peristiwa perceraian tersebut.
     Mereka umumnya kurang ikut memikirkan bagaimana memberikan konseling Kepada kliennya, dalam hal ini orangtua yang mau bercerai, tentang cara-cara terbaik dalam membantu anak-anak mengatasi dan menyesuaikan diri dengan situasi yang ada.

   Walaupun orangtua telah berusaha menyelesaikan perceraian dengan hati-hati dan damai, tidak Ada cara yang dapat mereka lakukan untuk menghindari akibat negatif terhadap anak-anak. Oleh karena itu, menjadi penting bagi orangtua yang dalam proses Perceraian untuk sebaik mungkin mengambil usaha-usaha khusus untuk Meminimalkan penderitaan dan kesusahan anak-anaknya. Ini membutuhkan perhatian dan usaha aktif dari pihak orangtua.

Sampai Dua Tahun.
    Umumnya anak-anak yang orangtuanya bercerai dilanda perasaan-perasaan kehilangan (hilangnya satu anggota keluarga: ayah atau ibunya), gagal, kurang percaya diri, kecewa, marah, dan benci yang amat sangat.
    Richard Bugeiski Dan Anthony M. Graziano (1980) menyatakan bahwa dua tahun pertama setelah terjadinya perceraian merupakan masa-masa yang amat sulit bagi anak-anak. Mereka biasanya kehilangan minat untuk pergi dan mengerjakan tugas-tugas sekolah, bersikap bermusuhan, agresif depresi, dan dalam beberapa kasus Ada yang bunuh diri.
     Anak-anak yang orangtuanya bercerai menampakkan beberapa gejala fisik dan stres akibat perceraian tersebut seperti insomnia (sulit tidur), kehilangan nafsu makan, dan beberapa penyakit kulit.
     Riset menunjukkan, setelah kira-kira dua tahun mengalami masa sulit dengan perceraian orangtuanya, sampailah anak-anak tersebut ke masa keseimbangan atau masa equilibrium. Di masa itu, kesusahan dan penderitaan akut yang mereka alami sejak terjadinya perceraian mulai berkurang.

Anak-anak telah belajar menyesuaikan diri dan melanjutkan kehidupan mereka. Namun, perceraian orangtua tetap menorehkan luka batin yang menyakitkan bagi mereka. Selain beberapa dampak di atas, dalam beberapa kasus terjadi anak yang orangtuanya bercerai, pada saat dewasa, menjadi takut untuk menikah.

Dia khawatir perkawinannya nanti akan mengalami nasib yang sama seperti orangtuanya.
   Kasus yang lain, anak yang orangtuanya bercerai, pada saat dewasa jadi membenci laki-laki atau perempuan karena menganggapnya sama dengan ayah atau ibunya yang telah menghancurkan keluarganya.

Yang Perlu Dilakukan.
   Sangat sulit menemukan cara agar anak-anak merasa terbantu dalam menghadapi masa-masa sulit karena perceraian orangtuanya. Sekalipun ayah atau ibu berusaha memberikan yang terbaik yang mereka bisa, segala yang baik tersebut tetap tidak dapat menghilangkan kegundahan hati anak-anaknya.

Beberapa psikolog menyatakan bahwa bantuan yang paling penting yang dapat diberikan oleh orangtua yang bercerai adalah mencoba menenteramkan hati dan meyakinkan anak-anak bahwa mereka tidak bersalah. Yakinkan bahwa mereka tidak perlu merasa harus ikut bertanggung jawab atas perceraian orangtuanya.
   Hal lain yang perlu dilakukan oleh orangtua yang akan bercerai adalah membantu anak-anak untuk menyesuaikan diri dengan tetap menjalankan kegiatan-kegiatan rutin di rumah. Jangan memaksa anak-anak untuk memihak salah satu pihak yang sedang cekcok serta jangan sekali-sekali melibatkan mereka dalam proses perceraian tersebut.

   Hal lain yang dapat membantu anak-anak adalah mencarikan orang dewasa lain seperti tante atau paman, yang untuk sementara dapat mengisi kekosongan hati mereka setelah ditinggal ayah atau ibunya. Maksudnya, supaya anak-anak merasa mendapatkan topangan yang memperkuat mereka dalam mencari figur pengganti ayah ibu yang tidak lagi hadir seperti
ketika belum ada perceraian

Kamis, 21 Agustus 2014

 
 
Banyak muda-mudi jaman sekarang yang asyik masuk terseret dalam pergaulan bebas. Pacaran seolah menjadi budaya. Pacaran menjadi nuansa bagi mereka untuk menuangkan rasa cinta pada sang kekasih. Rasa rindu ingin bertemu selalu menghantui mereka, para remaja yang sedang dimabuk cinta. Malangnya, ajang bercengkerama dua anak manusia berlainan jenis (bukan muhrim) ini lebih digemari daripada membaca buku-buku motivasi atau kegiatan positif lainnya. Lebih malang lagi, tontonan sinetron-sinetron di televisi lebih memperparah lagi keadaan ini.

Tak dapat dipungkiri lagi, di masa sekarang, ada keprihatinan mendalam di balik fenomena itu. Dengan “mengatasnamakan cinta”, muda-mudi itu banyak yang lupa akan batasan-batasan yang digariskan agama. Melalui ajang yang disebut pacaran itu, terjadilah sebuah interaksi intensif dari perasaan saling suka, sering bertemu, dan seterusnya yang berujung pada terjadinya berbagai kontak fisik dalam kesempatan yang sepi berdua. Tak jarang mereka sampai terjerumus ke jurang perzinaan, karena tak bisa mengendalikan diri. Akhirnya, hubungan yang awalnya istimewa bagi mereka, menjadi penyebab terjadinya dosa besar dan hancurnya masa depan bagi pelakunya. Sekali lagi, sebelumnya mereka melakukannya dengan “mengatas namakan cinta”.
Ada kisah nyata seorang wanita yang dulu masih duduk dibangku SD. Dia adalah gadis yang manis menurut penilaian umum. Walau sedikit centil, ia banyak disukai teman-temannya. Sejak SD ia sudah telibat hubungan asmara dengan kakak kelas yang juga masih tetangga saya. Walau itu mungkin cinta monyet, namun kisah itu terus berlanjut hingga SMA. Malangnya, ketika masih kelas 1 SMA, si gadis ternyata telah berbadan dua sehingga mau tidak mau harus kawin sangat muda. Tak berapa lama, keluarlah anaknya dari rahimnya sehingga dapat dikata ABG (Anak Baru Gede) tiba-tiba mengeluarkan anak yang bisa “gede”. Setelah semua itu terjadi, hilanglah masa-masa indah si gadis dalam berproses menjadi manusia dewasa. Dia harus menjadi sosok ibu di saat jiwanya masih pancaroba, sementara gadis-gadis lain sedang menikmati kebebasan mencari jati diri. Dia kini kelihatan sudah tua dengan badan gemuknya layaknya ibu-ibu kelahiran era 70an. Kecantikannya hanya terlihat sekejap mata setelah bencana itu tak dapat dihindarinya. Ia telah kehilangan masa mudanya… Lalu, siapa yang salah?
Begitu naifkah, kata cinta yang harusnya dijaga kesuciannya, menjadi ternoda. Lalu, benarkah itu cinta? Ataukah hanya nafsu yang terkamuflase? Jadi, ketika sepasang muda-mudi sedang asyik berduaan, sebenarnya cinta ataukah nafsu mereka yang “berbicara”? Apakah emosi ataukah akal sehat mereka yang lebih dominan?
Jika ada seorang gadis yang berkata pada kekasihnya, “Kuserahkan segala milikku untukmu sebagi bukti cintaku padamu…” Dia menganggap itu sebagai sebuah pengorbanan karena cinta. Tapi begitukah pengorbanan untuk cinta? Ataukah itu untuk nafsu? Apakah beda antara cinta dan nafsu?
Ada seorang pemuda menanyakan pada pacarnya, “Bila kau benar cinta padaku, apa buktinya?” Atau dalam kesempatan lain, “Sebagai bukti cinta, maukah kau kucium, kupeluk… (dan seterusnya).” Atau dalam kasus lain, jika yang minta ini itu adalah sang gadis, dan ketika si pemuda menolaknya lantas dibilang pengecut. Apakah harus begitu membuktikan cinta?
Begitu mudahkah mengatas namakan “cinta” untuk suatu perbuatan dosa. Apakah itu benar cinta, atau itukah yang dinamakan nafsu? Yah, sebagai makhluk jenius yang dikaruniai akal budi yang sempurna, kita sebagai manusia pasti tahu perbedan keduanya, antara nafsu dan cinta. Dan sebagai generasi muda yang terpelajar, sudah sepantasnyalah kita tidak mencampuradukkan kedua hal itu untuk melegalkan hasrat (baca: hawa nafsu) kita.
Sekarang adalah era informasi yang serba canggih, bukan era manusia gua ratusan abad yang lalu. Manusia semakin cerdas dan punya peradaban tinggi. Jadi, harus tahu apa itu arti cinta yang sesungguhnya, dan jangan menodai makna cinta dengan pelampiasan hasrat nafsu birahi dengan mengatasnamakan cinta.
Begitu memprihatinkan pergaulan bebas muda-mudi di jaman ini, yang melegalkan perbuatan maksiat sebagai sebuah kebiasaan yang wajar. Hal itu bukan tanpa bukti. Ada wanita yang berkisah langsung dan katanya ingin bertaubat. Ada juga laki-laki yang berkisah dengan perasaan bangga tanpa ada niat memperbaiki diri sedikitpun. Ada juga cerita dari teman yang sering dijadikan curhat teman-temannya. Pendek kata, kita harus mengurut dada mengetahui realitas kelabu ini. Mereka ada di tengah-tengah kita. Itu terjadi di tengah-tengah kita.
Belum lagi banyaknya kasus-kasus pergaulan intim muda-mudi di luar nikah yang menghebohkan, direkam layaknya film dokumenter, namun akhirnya aib itu tersebar. Dan bagi si pelaku, pasti malu yang tak terkira harus mereka tanggung. Juga bagi keluarganya, itu semua menjadi aib yang memalukan, menghancurkan martabat keluarga, dan meluluhlantakkan segala kebanggaan. Ironisnya, pelakunya kebanyakan adalah sepasang kekasih yang masih pelajar atau mahasiswa. Lebih ironis lagi, mereka melakukannya atas nama CINTA !
Pertanyaannya: apakah semua itu akan dibiarkan saja? Atau biarlah jadi bahan pemberitaan belaka?
Nama cinta bukanlah untuk sesuatu yang nista. Cinta adalah anugerah Yang Kuasa yang harus kita jaga kesuciannya. Beda cinta dan nafsu? Jika kita mencintai kekasih kita, maka dengan cinta itulah kita menjaganya, bukan menodainya. Cinta selalunya suci dan mulia bila ia dimiliki oleh seorang “pecinta sejati”. Banyak kisah cinta yang menjadi legenda. Tajmahal yang indah di negeri India tercipta karena cinta. Rabiah Al Adawiyah menjadi legenda sufi wanita karena cintanya pada Sang Pencipta.
Pasangan legenda Rama–Shinta, Romeo–Juliet, Kais–Laila, menjadi kisah sepanjang masa karena cinta mereka. Tidak ada kisah melegenda tentang nafsu yang tak terkendali dalam hubungan dua insan lain jenis tanpa ikatan pernikahan. Adanya hanyalah skandal, perselingkuhan, perzinaan, dan nama lain sejenis yang amoral.
Jadi, jangan katakan ‘cinta’ jika kita tidak bisa memaknainya dengan makna yang sebenarnya. Jangan samakan cinta dengan nafsu hanya karena kita kurang kendali diri. Jangan mengkambinghitamkan cinta sebagai sarana pelampiasan nafsu. Dan yang lebih penting lagi, pergaulan bebas tak akan terjadi bila muda-mudi kita bisa memaknai cinta dengan sebenarnya dan memegang teguh ajaran agama dengan istiqomah (konsisten) sampai tiba masanya gerbang pernikahan terbuka.

Rabu, 20 Agustus 2014

Cerita Sedih

  ini adalah kisah nyata dari sepasang kekasih yg tinggaal di kota padang,sumatera barat, Rexi begitulah nama anak remaja yang bernama lengkap rexy anandaz putra inii..sudah 2 tahun dia menjalani hubungan berpacaran bersama kekasih nya liza (elfina liza putri)..hubungan yang begitu romantiss, harmonis, damai ,tentram ,dan penuh ketulusan dan senyum kebahagiaan diantara mereka.. mereka masih menginjak kelas 2 SMA .. disekolahnya , rexy dikenal sebagai anak laki-laki yang periang dan penuh keusilan terhadap teman teman nya.. dibalik semua keusilannya sifat rexy jauh berbeda terhadap liza kekasih nya itu. rexy begitu sopan dan penuh kesabaran menghadapi sifat keegoisan kekasih nya,, karna rexy begitu tulus mencintai kekasih nya itu.. "baginya tidak ada seorang wanita manapun yang sanggup membuat dia tersenyum setiap hari menjalani kehidupan ini".. setiap hari rexy selalu menunggu liza di depan pintu gerbang sekolah untuk pulang bersamanya.. sampai pada hari itu rexy mendapat tugas menjadi panita MOS di sekolah nya..
Waktu itu sekitar jam 14.45 wib, rexy dengan mksd mao minta ma’av, menelpun kekasih nya liza …….

liza      : dengan lembut menjawab telphun dari rexy.!! Hallo rex…..!!

rexy    : halo jg saiank.. mav iia yank tadi aq dapat tugas dari pak ronal menjadi kakak pembimbing MOS di sekolah kita…jdi gk sempat plg bareng kamu.. gak papa kan,,??

liza     : iiaah gak papa kuq yank. (dengn jawaban sedikit kecewa )
 
rexy    : terus tadi kamu plg masaapa..???
 
liza     : sendirian aja koq yank!!

rexy    :  tadi sewaktu aq dijalan pulang aku liat cewek boncengan dengan cowok pake motor. N mereka mesra banget.. Itu kamu atau cumn perasaan aq aja yah??? Tanya rexy krna bingung..

liza      : knp qamu gk percaya gitu sih ma aq.. kan dah ku bilang aq plg gk sama siapa2.. n plg skolah tdi aq gk ada keluyuran koq….. (menjawab dengan nada tinggi)

rexy     :syukurlah kalo ternyata begitu.( jawab  rexy dgn hati yg masih penuh tanda Tanya {?}

liza      :dengar ya aq thu paling gk suka di tuduh yg gak enggak2..  apalgi ma kamu.

rexy    : koq kamu udh mulai kasar gini ma aq ynk.? Klo bkn  kamu ya udah lah. Aku kan cmn Tanya baik ma qmu? Knp jwaban nya harus kek gitu.. aq ini cwo kamu. Bkn TKI loh ynk.. jawab rexy krna mau ngibur kekasih nya itu..

liza      : terserah kamu aja. Gak penting..

lalu telvon pun terputus gitu aja

liza yg begitu perhatian.. tiba2 brubah smenjak itew. Liza jadi cuex dan terkesan gk peduli lagi ma hubungan mereka. (Jelas saja liza brubah. Krna iia telah menemukan cwok yg mempunyai  materi lebih dri pada rexy. )Sampai2 liza pun telah lupa dengan hubungan mereka.  Hingga pda tnggal 16 januari, hari itu adalah hari yg d tngggu tnggu rexy karna kekasih nya berulang tahun pada hari itu. Krna ingin memberi kejutan. Rexy pun datng ke rumah liza tanpa memberi tau nya terlebih dahulu, sampai lah di rumah liza .dari kejauahan tampak seorang pemuda tampan sedang bercanda mesra dgn kekasih nya itu. “ah. Aq gk mau ada salah paham, plingan itu sepupu nya liza(tegas rexy dlm hati ny) rexy dngn perasaaan bahagia dan dengan bermodalkan senyuman itew datang  menghampiri pintu depan rmh liza.

rexy            : assalamua’alaikum liz……….
liza             : walaikumsalam…….. mau ngapain kamu kesini..?
cwo itu       : siapa dia za..?
liza             : oh .. kenalin dia temen satu skolah ma aq.. rex kenalin ini cwo baru ku..?
rexy            : tiba2 tubuh nya menjadi kaku lemah tak berdaya mendengar ucapan kekasih nya itew..bagai mana tidak diri nya yg masii menyandang status pacar liza tiba2 harus mendengar dan menyaksikan lansung kenyataan pahit dari kekasihnya sendiri)  serentak rexy pun menghembus napas panjang sambil mengucapkan “aq kesini cman mau ucapin slamat ulang taun buat kamu liz.. dan aq sudah nyiapkan kejutan spesial …  tpi nanti disaat yg tepat baru kamu buka yah. Jangan sekarng..
liza              : udahlah, gak usah sok perhatian ma aku... aku gak butuh perhatian kamu kok..!!
Cwo itu       : emg nya kamu siapa.? Pake ngatur2 dia segala.. aq ajj cwo nya gk pernah ngatur2 si liza.
rexy            : dengan tampang kecewa) aku cuman teman biasa nya koq bang..ya sudah kalo begitu aku pulang yah liz.. moga bahagia..

hari pun berganti … gk terasa udah 2 bulan berlalu.. rexy anak yg periang.. dan usil itu pun brubah derastis menjadi pendiam.. 2 minggu kemudian rexy tidak muncul di sekolah dan rumah nyaa pun terlihat sepi. Ternyata rexy sudah 2 minggu dirawat di rumah sakit.  Dalam ½ kesadarannya rexy selalu memanggil nama liza.. liza… dan liza..(kekasihnya), hingga pada akhir nya orang tua rexy bercerita kpd sohib ny bernama dinal tentang nama liza yg slalu dipanggil2 nya..

ayah    : nal, kamu tau tidak tentang nama liza yg slalu dipanggil rexy.?? Tanya ayah kpda dinal
dinal    ; iya yah, aku tau tentang nama itu.. nanti aku coba telpun dia dan minta dia untuk kesini.
ayah    : baiklah nal, terimakasih.

"dinal adalah teman karib rexy.. apa pun dilakukan ny demi kebahagiaan teman nya itu.. rexy sering curhat tentang liza,, dan dia memang takut kehilang liza.."

seraya ayah nya pun masuk ke ruangan tempat rexy di rawat..  terihat suasana haru disana dengan ibu dan ka2k cewe nya yg sedikit demi sedikit menjatuhkan butiran air mata ke lantai melihat rexy lemah tak berdaya..

dinal   : liz ,, kamu bisa ke rs gk liz.. kalo perlu aku jemput kamu sekarang juga liz..??
liza     : duh nal. Aku kan ada les tambahan .. emang siapa yang sakit.?. Tanya liza dengan bingung
dinal  : kamu gak tau yah kalo rexy udah 2 minggu di rawat di rumah sakit..
liza    : serius lah kamu nal..!! tuh kan dari tadi pagi aku memang ada perasaan yang gk enak ma dia..
dinal  : aq serius liz.. dua hari ini dia slalu menyebut nama kamu.. cepat la kamu kesini liz..
liza    : dengan tampang ketakutan dia menuju rs sambil berdoa untuk rexy yg melemah di ruangan ICU..   tp sampai di rs liza pun tak menemukan rexy yang di cari nya. Dan ternyata rexy telah pindah ke ruangan biasa..
liza pun berlari menuju kamar rexy yg sudah tampak ayah dan keluarga besar rexy beserta dinal du2k di luar menanti kedatangaannya.. 

liza   : assalamuailaikum..
rexy : rexy pun tersadar karna mendengar suara liza .. wa’alaikumsalam liz.. kamu tau darimana aku disini?
liza   : dinal yg kasi kabar ma aku.. kamu sakit apa rex. Kenapa qmu masuk rs gak bilang2 sama aku..
rexy : ini cumn penyakit  biasa koq liz.. aku gk bilang krna aq gk mau buat kamu kawatir ..
liza   : gak koq rex..qmu gak akan buat aku kawatir.. sambil memegang tangan rexy dengan erat.
rexy : aku cuman ingin kamu tau ,, kalo aku sangat mencintai mhu.. bahkan aku relakan hati ku demi kebahagian cinta mu.. AKU MENCINTAIMU LIZ” bahkan nanti, setelah aku pergi aku akan tetap mencintaimu. ( terang rexy dengan suara yg begitu pelan..)
liza   : maaf kan aku ya rex. Aku telah menghianati cinta mu. Aku hilaf rex.. ternyata cwo itu cuman berniat menyakiti hati ku..  menghancurkan hubungan kita.. selama ini aku tidak sadar kalo aku sudah punya kamu yg begitu tulus mencintai ku..
rexy ; aku  sudah memafkan mu liz.. aku cmn ingin kamu tau kalo aku sangat menyayangi mu.. lalu rexy pun menggam tangan liza begitu erat. “ayah.. ibu .. kakak … panggil rexy .. lalu mereka perlahan medekati rexy.. iya sayang... jawab ibu nya  “hari ini adalah hari yg paling bahagia untuk ku.. karna aku bisa berkumpul dengan kalian orang yg sangat aku cintai..  dan jika nanti aku pergi tak ada alasan untuk menangisi kepergian ku..
liza    : kamu kenapa rex?? Kenapa sikap mu aneh begini..
rexy  : kurasa sudah sa’at nya kmu buka kado yg aku kasi buat mu waktu itu…
liza    : iya nanti pasti aku buka..
rexy  : aq sayang qmu liz,, aq sayang ibu,, ayah ,, dan kakak.. dan kamu nal
liza    : iaa.. kami jg sangat menyayangi mu..
rexy  : tuhan terimakasih engkau telah mengabulkan do'a ku..lalu perlahan mata nya mulai menutupi dunia.. sambil berkata ” sampai kapan pun sayang ku kan slalu ada di hati mu. Karna nama ku terukir indah di hati mu yg terdalam.. dan rexy pun menghembuskan nafas terakhir nya sambil tersenyum.. serentak  keluarga besar mulai bergelinangan air mata menyaksikan kepergian rexy..
liza : jangan tinggalkan aku rex.. bangun lah … bangun dong rex……. rex.. rexy.....“ kata liza sambil memeluk tubuh orang yg begitu dicintainya..Ibu rexy pun memeluk liza yg saat itu menangis tanpa henti.. sudah lah nak.. rexy sudah mendahului kita semua.. dan kita do’a kan yg tebaik untuk nya.. sebenarnya rexy mengidap penyakit paru2 basah stadium akhir.. doketer bilang seharusnya dia dapat bertahan 4 bulan lagi,. Tapi mendadak rexy minta dipindah kan keruangan biasa saja.. kata nya ingin menghabiskan waktu nya bersama orang orang yang dicintainya..   semoga rexy di terima dengan layak di sisi tuhan nak.. tutur ibu sambil menangis tersedu sedu..
amiinn ya allah ya tuhann ku.. jawab mereka keluarga besar rexy.. tampak disana begitu sulit melepas kepergiannya.. begitu indah kengan saat dia masih di sini..
sampai saat dimandikan pun , dan saat rexy dimakamkan dia slalu tersenyum menatap dunia.. turut hadir keluarga besar rexy beserta liza kekasih nya menghadiri pemakaman rexy.. susana sedih pun tak terilakkan..

1 mingggu kemudian setelah pemakaman rexy.. liza yg masi blum kuat untuk membuka kado itu . akir nya memberanikan diri untuk membuka nya.. dan ternyata kado itu sebuah boneka penguin ucapannya liza waktu itu kepada rexy,   serta sepucuk surat yg di tulis nya..

“TUHAN.. terimaksi enggkau telah memberikan bidadari yg begitu cantik untuk ku.. terimakasi engkau telah mengajarkan arti cinta sejati kepada ku.. hingga saat nya nanti,, sa’at engkau berkehendak lain.. aku tidak akan meminta engkau menyembuh penyakitku. aku cuma ingin semua orang yg aku cintai hadirr dalam pelukanku.. kurasa semua itu sudah cukup ya tuhan.
belajar lah untuk selalu tersenyum kpd siapa pun liz.. walo engkao begitu membencinya.. karna senyum adalah awal dari kebahagian mu.. walo raga ku terpisah dengan arwah ku.. nmun cinta ku kan tetap abadi untuk mu liz

aku mencintaimu.

Selasa, 19 Agustus 2014

   
Pekembangan :Penambahan yang kompleks pada fungsi-fungsi tubuh dan pertambahan kemampuan yang cepat ini adalah kemampuan dan keahlian seseorang untuk berfungsi.

Contoh : Perkembangan kemampuan seseorang untuk berjalan, berbicara dan berlari.
    Masa Remaja (Adolescence)
Masa remaja menunjukkan masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Batas umurnya tidak dirinci dengan jelas, tetapi secara kasar berkisar antara umur 12 sampai akhir belasan tahun, ketika pertumbuhan jasmani hampir selesai. Dalam masa ini, remaja itu berkembang ke arah kematangan seksual memantapkan identitas sebagai individu yang terpisah dari keluarga, dan menghadapi tugas menentukan cara mencari mata pencaharian.
Para remaja belum diberi banyak hak istimewa orang dewasa sampai mereka menginjak usia belasan lebih lanjut, di sebagian besar negara bagian, mereka tidak dapat bekerja secara penuh, tidak dapat menandatangani dokumen resmi, minum-minuman beralkohol, menikah, atau memberi hak suara.
    Perkembangan Seksual
Pada awal masa remaja, sebagian besar anak muda mengalami suatu masa perkembangan jasmani yang sangat cepat (Lonjakan pertumbuhan masa-remaja) diiringi dengan perkembangan bertahap dari organ-organ reproduksi serta karakteristik seks kedua (perkembangan buah dada pada anak perempuan, tumbuhnya janggut pada anak laki-laki, dan munculnya bulu-bulu kelamin pada anak perempuan dan laki-laki). Perubahan-perubahan ini terjadi kira-kira selama dua tahun dan memuncak pada masa pubertas, yang ditandai oleh menstruasi pada anak perempuan dan munculnya sel-sel sperma hidup dalam urine anak laki-laki.

Terdapat berbagai ragam usia pada saat mencapai masa pubertas. Beberapa anak perempuan mendapat haid pada awal usia 11, dan yang lainnya sampai usia 17- rata-rata adalah pada usia 12 tahun 9 bulan. Anak laki-laki menunjukkan ragam usia yang sama dalam pencapaian kematangan seks, tetapi rata-rata mereka mengalami pancaran perkembangan dan menjadi matang dua tahun lebih lambat dari anak perempuan.
Meskipun anak perempuan umumnya menjadi matang lebih awal dari pada anak laki-laki, terdapat perbedaan individual yang besar. Beberapa anak perempuan menjadi matang lebih lambat daripada beberapa anak laki-laki.

Anak laki-laki yang terlambat matang menghadapi kesulitan utama dalam penyesuaian yang disebabkan oleh pentingnya kekuatan dan keunggulan fisik dalam kegiatan sesama teman. Beberapa perbedaan kepribadian antara yang cepat dan yang lambat matang tetap ada pada masa dewasa, lama sesudah perbedaan fisik menghilang (Mussen dan Jones, 1958).
Pada tahap ini, anak perempuan yang terlambat matang, seperti halnya anak laki-laki kurang memiliki konsep diri dan mempunyai hubungan yang jelek dengan orang tua dan teman sebaya mereka. (weatherly, 1964).

    Standar dan Perilaku Seksual
Dalam masa 20 tahun terakhir ini telah disaksikan adanya perubahan yang sangat besar dalam sikap terhadap kegiatan seksual. Pandangan mengenai hubungan seks sebelum kawin, homoseksualitas, hubungan seks di luar perkawinan, serta perilaku seks tertentu mungkin sekarang lebih terbuka dan bebas dibandingkan dengan pandangan masa lalu. Para remaja mendapat tontonan seks yang merangsang dalam majalah, televisi, dan bioskop, tanpa ada batasnya. Metode pencegahan kelahiran yang berhasil dan adanya sarana menggugurkan mengurangi perasaan takut hamil.

Suatu survei nasional terhadajp remaja usia 13 sampa l9 tahun dalam tahun 1973 menemukan bahwa 59% remaja pria dan 45% remaja wanita sudah mendapat pengalaman seks, sebagian besar sebe¬lum mereka mencapai usia 16 (Sorensen, 1973). Suatu survei dalam tahun 1976 menemukan bahwa 55% dari remaja wanita berusia 19 tahun yang diinterview sudah mendapat pengalaman seks (Zelnik dan Kantner, 1977).

Perubahan yang paling besar terjadi pada anak perempuan, yang kini hampir menyamai anak laki-laki dalam hal mengalami hubungan seks pada waktu mereka masih berusia belasan tahun (lihat tabel 3-4). Meskipun menurut sebagian anak laki-laki mereka mengalami hubungan seks dengan beberapa pasangan, sebagian besar anak melaporkan bahwa mereka membatasi hubungan seks mereka dengan seorang laki-laki saja yang pada waktu itu mereka cintai.

    Mencari Identitas
Tugas penting yang dihadapi para remaja ialah mengembangkan persepsi iden¬titas dari (sense of individual identity) untuk menemukan jawaban terhadap pertanyaan ”siapakah saya?” dan "kemanakah saya akan pergi?".
Jika pandangan dan nilai orang tua sangat berbeda dengan nilai teman se-baya serta tokoh penting lain, kemungkinan akan adanya konflik itu besar dan remaja tersebut mungkin mengalami apa yang disebut kebingungan peran (role confusion): remaja mencoba peran yang satu bergantian dengan peran lain dan mereka yang menghadapi kesulitan mensintesiskan berbagai peran yang berbeda menjadi satu identitas.

Satu cara pendekatan terhadap masalah identitas ialah dengan mencoba berbagai peran dan cara berperilaku. Banyak ahli percaya bahwa masa remaja sebaiknya merupakan masa bereksperimen peran pada waktu mana anak muda dapat bereksplorasi dengan ideologi dan minat yang berbeda. Akibatnya, sebagian remaja "putus sekolah" sementara waktu untuk.memikirkan apa yang mereka ingin perbuat dalam hidupnya dan untuk bereksperimen dengan berbagai iden¬titas.
Bagi beberapa remaja, ”krisis identitas” mungkin sama sekali tidak terjadi mereka ini adalah remaja yang menerima nilai-nilai orang tua tanpa pertanyaan dan mereka yang bertindak ke arah peran orang dewasa yang konsisten dengan pandangan orang tua mereka.
Tetapi ada anak-anak muda yang menganut identitas yang menyimpang, yaitu identitas yang bertentangan dengan nilai-nilai dalam masyarakat. Identitas pribadi seseorang sekali terbentuk, tidak selalu statis. Orang dapat memperoleh minat, ide, dan keterampilan baru selama masa dewasa mereka yang mungkin mengubah persepsi mereka mengenai diri mereka.

Masa Dewasa
Tahap: Dewasa Muda
Umur: 20 – 40 tahun
Ciri-ciri Penting: Gaya pribadi baik, pembentukan kepribadian sesuai dengan hal-hal yang penting lain, bertujuan (commintment) untuk segala sesuatu dan wewenang.
Implikasi keperawatan:Menyetujui gaya hidup orang dewasa dan membantu dengan keputusan-keputusan penting yang berhubungan dengan kesehatan. Menghargai tanggungjawab pribadi dan fungsi. Kemampuan kehidupan. Mendukung perubahan-perubahan penting dalam kesehatan.
Tahap: Midle Adulthood
Umur: 40 – 65 tahun
Ciri-ciri Penting: Gaya hidup berubah karena perubahan-perubahan dalam tujuan pekerjaan..
Implikasi keperawatan:Membantu pasen untuk merencanakan dalam mengantisipasi perubahan-perubahan dalam hidup, untuk mengenal faktor-faktor resiko b/d kesehatan dan memfokuskan pada kekuatan yang lebih setelah sembuh dari sakit
Tahap: Dewasa tua
Umur: 65 ke atas
Ciri-ciri Penting: Adaptasi untuk perubahan kemampuan fisik yang terpenting. Penyakit-penyakit kronis dapat ber *
Implikasi keperawatan:-Membantu pasen untuk mempertahankan diri b/d kehilangan pendengaran, penglihatan, kematian seseorang yang dicintai.
-Mempertahankan keamanan yang penting. Membantu pasen untuk mempertahankan interaksi di dalam peer grouw.
Pertumbuhan dan Perkembangan Fisiologi
Pertumbuhan semua orang hampir sama. Kecepatan pertumbuhan bervariasi selam tingkat yang berbeda pada perkembangan dan perkembangan.
Contoh :
- Pertumbuhan cepat: Prenatal, neonatal, bayi dan remaja
- Pertumbuhan lambat: Anak-anak dan pertumbuhan fisik minimal terjadi pada dewasa.
Periode Usia dan Tugas-tugas Perkembangan
Dewasa Muda
-Memilih pasangan
-Belajar hidup dengan pasangan
-Memulai untuk berkeluarga
-Mengasuh anak
-Mengatur rumah
-Memulai dalam pekerjaan
-Memberikan T.J sebagai warga
-Mencari group-group sosial yang cocok
Usia Pertengahan
-Mencapai T.J sosial dan warga dewasa
-Mendirikan dan mempertahankan standar ekonomi untuk hidup
-Membantu anak-anak belasan tahun menjadi ber t.j dan menjadi orang dewasa yang bahagia
-Memanfaatkan waktu-waktu senggang untuk beraktifitas pada orang dewasa
-Mengadakan hubungan antara diri sendiri dengan suami/isteri sebagai pribadi
-Menerima dan menyesuaikan perubahan fisiologis pada usia pertengahan
-Menyesuaikan peran sebagai orang tua.

Dewasa Tua
-Menyesuaikan berubahnya kesehatan dan kekuatan fisik
-Menerima kematian pasangan hidup
-Menerima masa pensiun dan berubahnya masukan (pendapatan)
-Mendirikan dan menjadi anggota salah satu group yang seumur
-Menjumpai tugas-tugas sosial dan tugas-tugas warga negara
-Mendirikan susunan kepuasan fisik hidup

Kamis, 14 Agustus 2014

Assalamualaikum wr.wb
Hak primer pendidikan seorang anak berada ditangan kedua orang-tuanya. Sedangkan masyarakat dan neg


ara dalam hal pendidikan tersebut memiliki hak sekunder. Hal ini secara implisit terkandung dalam Firman Allah: “Jagalah dirimu dan keluargamu-termasuk anak-anakmu dari siksa api neraka”. (At Tahrim: 6)
Secara implisit pula ayat tersebut mengandung arti bahwa orang-tua pada umumnya diberi kemampuan oleh Allah swt untuk mendidik anaknya. Dan orang tualah yang menjadi faktor penentu apakah anak yang lahir fitrah itu akan di didik beragama Yahudi, atau beragama Majusi, atau beragama Nasrani, ataukah beragama Islam.
Sifat pendidikan dalam keluarga adalah informal. Tanpa kurikulum, tanpa jadwal pelajaran tertentu dan tanpa formalitas yang lazim terjadi pada jenis pendidikan lainnya. Pendidikan berlangsung sepanjang waktu ketidak hadirin orang tuapun proses pendidikan itu tetap berlangsung.
Pada pendidikan informal tersebut terdapat tiga hal yang penting, yakni: suasana lingkungan rumah tangga pada umumnya, corak hubungan antar anggota keluarga, khususnya antara 0rang-tua dengan anak-anaknya, dan keteladanan.
Mengenai dua hal yang pertama Rasulullah saw pernah bersabda sebagai berikut :
“Apabila Allah swt. menghendaki sesuatu rumah tangga yang baik, maka diberikannya kecenderungan mempelajari ilmu-ilmu agama (Islam); yang muda menghormati yang tua; harmonis dalam kehidupan; hemat dan hidup sederhana; menyadari cacat-cacat mereka dan kemudian melakukan taubat. Jika Allah swt. menghendaki sebaliknya, maka ditinggalkan-Nya mereka dalam kesesatan”. (Hadist, riwayat Dailami, dari Anas)
Pendidikan informal dalam keluarga ini mempunyai arti penting bagi perkembangan pribadi anak karena beberapa faktor. Selain pendidikan dalam keluarga merupakan batu pertama di masa peka yang sukar terhapus dari jiwa anak, pendidikan dalam keluarga juga diberikan secara kontinyu sepanjang waktu, dan didalamnya terkandung hubungan emosional yang lembut antara orang tua dan anak, sehingga yang teukir pada jiwa anak tidak hanya kognisinya melainkan keseluruhan pribadinya secara utuh.
Wassalamualaikum wr.wb
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!